Pages

Tutty Frutty of My Country... INDONESIA



What amazing country of Indonesia... itu kata pertama yang saya dengar dari seorang teman CS (Couch Sourfing) asal Iran, ketika saya tanya bagaimana Indonesia dimatanya? Yep.. amazing of something complicated, not only the beauty but also the beast :p.

Indonesia dimata si bule, sebut saja seperti itu, seperti layaknya cerita The beauty and the Beast, semuanya berpadu jadi satu yang membuat Indonesia semakin rumit tapi tetap cantik. So kapan ya kita, Warga Indonesia, bisa memiliki Indonesia yang benar-benar beauty inside healthy outside (ngiklan nih...).

Pertama, si bule mengeluhkan sistem dan kualitas pendidikan di Indonesia yang kurang tertata baik, lalu terkejut dengan sistem pengupahan tenaga kerja yang sangat “menginjak” pekerja, dan semakin kaget dengan pemerintah Indonesia, yang cenderung tidak memberikan aturan yang tegas pada pemilik perusahaan dalam hal kesejahteraan karyawan, serta perlindungan yang sangat minim terhadap pekerja.




Tidak hanya itu, si Bule juga ternganga melihat deretan kasus korupsi yang lenggang kangkung tanpa ada sanksi hukum yang membuat pelaku jera. Kemudian dia merasa miris dengan kehidupan pelajar Indonesia, terutama Mahasiswanya, karena doyan menghabiskan uang untuk belanja yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan kocek mereka. “I see so many students buy so expensive branded t-shirt then finally they can’t eat for one month!! Why...?? They don’t know how to make money, they know how to waste money only!” Ooo.. seperti inikah wajah-wajah pelajar Indonesia saat ini? Saya mencoba bertanya pada diri sendiri, apa yang salah pada negeri ini?

Lanjut si Bule lagi, Negaramu adalah Negara yang besar, yang sangat kaya dengan budaya, suku bangsa, sumber alam, hampir segala potensi alam kalian punya, tapi hanya sedikit orang yang mau dan mampu memanfaatkan potensi itu, dan kebanyakan dari kalian adalah orang-orang yang suka membeli, bahkan dari hal yang sangat simple, kalian tidak suka melakukan sendiri.

What’s that? Tanyaku.. dia menjawab “Most of people here like to buy food, even they are already have family, why they don’t cook by themselves? In my country, only fast food you can find if you want to buy something to eat outside! But here even only a glass coffee or tea, you buy it.” Oh Tuhan.. saya serta merta tersohok, karena saya tidak pernah masak dan selalu beli di warung, lalu saya coba berdalih, bagi saya saat ini beli makan di warung jauh lebih murah daripada masak sendiri, meski saya terus berpikir tentang hal ini.

And you know, only few people here know about your country very well! When I asked some of them about some places or vacation spots interesting, they don’t know where and how to get there, moreover, they never got there! Even they have been living here for 3 – 5 years, they don’t know about this city, the street, the vacation spot, the great food spot, the arts, and many more... Aih ..aih siapa orang-orang yang kau temui ini Mister? Kenapa tidak bertanya padaku, at least sedikit lebih banyak tahu dari mereka, dan tiba-tiba muncul pertanyaan..apakah sekolah sekarang tidak ada pelajaran geography? Kalau tidak, lengkaplah sudah nyanyian sumbang buat bangsaku... “You know me so wellllll... Sir..!”

Berondongan kritikan, pertanyaan, keluhan dan berbagai cerita pilu lain, membuat saya semakin kelu untuk menjawab. Saya hanya bisa menjawab galau .. ya ya.. hmmmff well.. yaa yaa... ffiuhhh.. bergumam sumbang.. Oh Bangsaku... Oh Indonesiaku... Oh Negeriku.. tidak ada lagikah orang yang peduli pada mu? Bahkan rakyatmu sendiri, tidak mengenal mu dengan baik, justru orang asing yang sepertinya lebih tahu dan lebih mencintaimu.

Diskusi selanjutnya, sedikit membuat senyum tersungging di bibir saya, si Bule mengagumi keindahan alam Indonesia, yang tidak dimiliki Negara-negara lain. Dia juga bilang, senangnya negaramu karena bisa merasakan hangatnya sinar matahari sepanjang tahun, hijaunya alam yang tidak pernah berubah menjadi putih ketika musim dingin tiba.

Dan negaramu, banyak memiliki aneka macam buah, tanaman, fauna yang tidak semua Negara memiliki. Ketika berkunjung ke Indonesia, seperti sedang membaca buku ensiklopedi, hampir seluruh flora dan fauna ada pada Negara ini.

Sepanjang perjalanan kami, dia selalu bertanya ini pohon apa..? itu buah apa? Apakah ini enak? Bagaimana cara memasaknya? Tiba-tiba si Bule berhenti pada sebuah pohon yang menjulang tinggi di tengah lapang, dengan buah berwarna hijau yang bergelantungan. “Itu pohon kapuk, nanti ketika buahnya sudah tua, kulitnya akan berubah menjadi coklat, kemudian terkelupas dan tinggal kapasnya saja yang bergelantungan.” Tapi nampaknya si Bule masih kesulitan membayangkan hehe.. tunggu aja beberapa bulan lagi ya Mas Bro!

Tidak jauh dari lapangan itu, dia menunjuk satu pohon lagi, yang lebih rendah, tapi juga memiliki buah yang bergelantungan panjang seperti belut, dan tanpa menunggu moment, dia langsung jeprat-jepret semua yang dia lihat. You can eat that, but I don’t know what the name in English is, just we cook them as vegetable soup, but some people don’t eat them, because it said, its leave can release the dying people from the pain if they owner black magic, we call it Pohon KELOR! dan kami pun tertawa.

Satu pohon pas di samping dia berdiri, ya ini pohon Srikaya, buahnya sangat manis dan banyak bijinya. Dia foto lagi buah yang satu ini, karena bentuk buahnya yang unik. Kemudian, iseng saya bertanya kamu suka durian gak?

“Yes I like Durian, but it’s expensive here, I like Papaya so much, and it’s sooo expensive in my country, because we don’t have the tree. And I wonder about the tree, I thought that papaya lay down on the earth like water melon, but you see... it hang on the small tree that I never imagine! What beautiful fruits and trees you have!”

Kali ini saya tertawa lebar.. sedikit bangga dengan Negeri ku, meski hanya lantaran pohon kapuk, pohon kelor, buah srikaya dan buah papaya! Lalu saya ajak dia ke Pacarkeling Surabaya, menikmati es buah Cak No. Dan satu kata lagi muncul dari mulutnya... Woww... Tutty Frutty Indonesiaa...! persis seperti rasa Indonesia saat ini, asam manis kecut bercampur jadi satu.

Semoga kita, Rakyat Indonesia, lebih mau mengenali lebih dalam bangsa kita sendiri, semoga kita lebih produktif dalam prestasi dan kebaikan, semoga kita lebih peduli pada seluruh potensi alam yang kita miliki, dan semoga Indonesia menjadi bangsa yang Beauty Inside Healthy Outside lalu bersama kita akan bernyanyi ... I know you so wellll Oh... My Country... Oh Indonesia..!



Source gambar : www.cateringbali.com

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, sampaikan salam anda disini ya :)