Pages

A Slice of Paradise called Golden Palm Tree


Pertama kali melihat foto resort ini, saya pikir itu di Maldive.. –one of my visit list – tapi begitu saya buka Fans Page Facebook nya, ternyata itu ada di Selangor Malaysia, tepatnya di Jalan Pantai Bagan Lalang, Kampung Bagan Lalang, Sungai Pelek – Selangor Darul Ehsan Malaysia

Sebelum berangkat ke My Selangor Story, saya sempat bertanya-tanya, apa iya kita akan menginap disana..?! karena di schedule awal yang diberikan belum tercantum Golden Palm Tree sebagai salah satu tempat menginap kami, 20 blogger peserta My Selangor Story tahun 2013, hingga akhirnya angin surga benar-benar sampai ke telinga saya… Yeaaaa Yipppiii Yooo.. kami akan menginap disana satu malam, yah cuma satu malam .. cinta satu malam he he he

Kami menuju tempat ini, tepat setelah mengikuti prosesi Festival Thaipusam di Batu Cave, di hari ke-3 My Selangor Story. Perjalanan dari Batu Cave ke Golden Palm Tree, memakan waktu cukup lama, kurang lebih 2 jam dengan bus. Lelah dan penat seharian berjubel dengan kerumunan jutaan orang, membuat kami terlelap dibuai ayunan roda bus yang dikemudikan Cik Ramli, the best driver kita.

Pukul 12 siang, kami dibangunkan suara khas Bang Syafrie, yang mirip suara Luther Vandross, berat dan berwibawa he he. Kami diminta turun di sebuah medan selera (food court) untuk makan siang. Saya bergegas turun, dan Kopi Tiam menjadi restoran pilihan akhir kami, saya memilih Nasi Kerabu, nasi khas dari Kelantan, yang saya tahu dari foto facebook kawan Malaysia.. Emmm no comment! Just Haujek Sen Cing Ping hihihi Enaak Gilaa


Memasuki area Golden Palm Tree, Iconic Resort & Spa, begitu yang saya baca pada monumen kedatangan. Hmm decak kagum melihat suasana yang hijau, asri dan tertata rapi. Kami disambut dengan tari-tarian khas Malaysia, welcoming drink, dan fresh towel untuk menyegarkan wajah-wajah kita yang sudah mulai kusam dan kusut seharian di dalam bus.
Udara sangat terik, tapi semuanya lebur jadi satu oleh keramah tamahan pihak resort yang membuai kami dengan tari-tarian, senyum ramah, sambutan hangat, minuman dan handuk segar, serta pemandangan indah yang ada didalamnya, hilang semua capek pegal di badan. Porter Resort sibuk membantu menurunkan tas dan koper kami




Lepas beberapa menit, welcoming speech pun disampaikan oleh Ibu Raja Murni Bt Raja Baharudin, Marketing & Communication Manager Golden Palm Tree Resort & Spa, kami mendengarkan sepatah dua patah kata yang disampaikan, lalu kami pun dibagi menjadi beberapa grup untuk mengikuti tour at glance fasilitas yang ada disitu.

Saya satu grup dengan Bang Hijrah, Rika, Helga, Citra dan Husni, dipandu oleh Cik Hassari Sany Hassim, Sales Manager Golden Palm Tree Resort & Spa. Lelaki berbadan tinggi besar ini membawa kami untuk melihat-lihat fasilitas ruang dan kamar yang ada di Resort ini, dia menjelaskan secara detil apa saja yang bisa kita nikmati disini



Pertama kami diajak menuju Lobby, saat itu suasana lobby sangat ramai pengunjung, ada yang mau check in dan ada juga yang mau meninggalkan resort. Jam check in disini pukul 3 sore, sedangkan check out nya pukul 12 siang. Selanjutnya kami dipandu ke private beach mereka, yang bernama Smiley Beach, konon ketika matahari terbit, ada silhouette dari matahari yang membentuk senyum seperti icon smiley. Disini pengunjung bisa menikmati seluruh fasilitas olah raga air secara gratis kecuali yang menggunakan tenaga motor, ada charge tambahan yang di minta.

Pantainya bersih, pasirnya juga lembut berwarna putih, menurut Cik Hassari, setiap pagi pasir ini dirapikan dan di garu dengan mesin khusus agar selalu lembut dan terawat. Tour dilanjutkan melewati Parking Car, menyeberangi jembatan kecil yang di kanan kirinya ditumbuhi pohon bakau.

Nampak dari kejauhan sebuah sirkuit permainan Go Kart, dan beberapa arena extreme sport yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung. Untuk arena ini dikenakan biaya tambahan jika ingin bermain, karena fasilitas yang ada bekerjasama dengan pihak ketiga, jadi bukan murni milik pihak resort. Hmm menyenangkan sekali suasananya!



Kita mengawali tour at glance ini dari arah timur, lalu kami menuju barat untuk melihat restoran dengan berbagai macam tema yang disuguhkan. Ada 7 restoran yang mereka tawarkan dengan menu yang berbeda-beda tentunya, dan semuanya dijamin kehalalannya. Pertama kami diajak mengunjungi restoran Stimbot, yang menyajikan menu khusus steam, buka dari hari Senin – Jumat, dari jam 6.30 – 10.30 malam, sedangkan sabtu minggu dan hari libur mereka buka dari jam 12 siang sampai 10.30 malam.

Nuansa taman tropis dipadu dengan warna warni khas oriental nampak sekali disini, begitu hijau dan asri, yang saya suka ada kanopi dari pohon bambu, menjadikan suasana semakin romantis. Di sebelah restoran ini juga ada Kids Club yang buka setiap hari dari jam 9 pagi – 12 siang, kemudian jam 2 siang sampai 6 sore. Untuk anda yang membawa anak-anak, jangan khawatir mereka bosan, bawa saja ke tempat ini untuk bermain-main sepuasnya.

Bersebelahan dengan restoran Stimbot, ada Restoran Perahu, yang menyajikan menu-menu Malaysia pilihan, menu berbekyu, dan seafood yang lezat tentunya. Desain ruangan dan view restoran ini membuat saya langsung jatuh cinta, suasananya cantik, dan romantissssssss, bayangkan anda sedang menikmati senja, dengan pasangan atau orang terkasih di tempat ini, dipayungi langit biru merona dibaur cahaya matahari sore, menikmati hembusan angin laut, dan cuaca hangat.. lalu ketika matahari terbenam seseorang mengatakan..

O my dear Ericka …
The sun may set only in the evening, but I set my heart only for you..
would you marry me..?

ha ha ha ha…  menghayal tingkat akut! Yaa… who knows ;)




Lanjutttt tournyaa.. sekarang kita beralih menuju ke Selatan, kembali ke bangunan pusat Golden Palm Tree. Cik Hassiri membawa kami berkeliling seluruh tempat ini, wah kalau kita satu minggu aja disini, sudah bisa jadi tour leader sekaligus Sales executive nya kali yaa hi hi hi..

Kami melihat 4 restoran yang lain, dan beristirahat sejenak di Hai Sang Lou restoran yang menyuguhkan menu Fine – Dining Chinese seperti dim sum, Cantonese cuisine, dan Piquant Sechuan yang menggoda selera. Kami mendapatkan minuman segar yang tampilannya sangat menarik, ada tiga warna yang membentuk 3 layer cantik dalam gelas, tapi saya lupa apa namanya heheheheh..

Menit selanjutnya, kami diajak melihat berbagai tipe villa, diantaranya adalah :

Room Type
Room Size
Free Breakfast Fac.
Publish Rate
80 Travelers Palm Vilas
52 sqm
2 adult & 2 children
RM 1100.00
80 Premier Travelers Palm Villa
52 sqm
2 adult & 2 children
RM 1200.00
155 Canary Palm Villas
82 sqm
4 adult & 4 children
RM 2200.00
65 Ivory Palm Villas
122 sqm
4 adult & 4 children
RM 2800.00
12 Royale Palm Villas
231 sqm
6 adult & 6 children
RM 4300.00

Fasilitas yang disediakan dalam kamar, semuanya serba lux, mulai dari perabot ruangan, desain kamar, ruang tengah, balkon, dan kamar mandi, sampai ke bantalnya pun semuanya didesain khusus untuk menjamin kenyamanan tamu-tamu mereka. Tahu gak sih.. bantal yang mereka pakai itu, empukkk bangettt, rahasianya karena mereka menggunakan bantal isi bulu angsa, tapi bukan sembarang bulu yang dipakai, bulu tengkuk angsa! Woww pantas saja saya langsung lelap dalam pelukan mimpi.



Tapi sayangnya fasilitas meja –setrika tidak ada dalam wardrobe  mereka, jadi harus telpon ke room service untuk pinjam setrika baju.. nunggunya juga lumayan lama, akhirnya saya terpaksa pakai juga tuh baju kusut ke acara dinner, pas saya balik ke kemar untuk ambil kamera, ehh datang meja setrikanya hehehe.



Ciri khas Golden Palm Tree, terletak pada desain bangunan atap yang semuanya menggunakan daun alang-alang, Menurut pria keturunan Malaysia - Bugis ini, arsitek atapnya memang didatangkan langsung dari Lombok Indonesia! Mereka menggunakan lisensi bangunan atap dari rumah-rumah tradisional suku Sasak di Lombok. Dikatakan juga bahwa atapnya didesain khusus agar kuat dan juga menjaga keselamatan, gak perlu takut roboh kalau diterpa angin kencang hehehe..

Selain ciri tersebut, Golden Palm Tree adalah bangunan yang menyerupai pohon palm, jika dilihat dari angkasa, dan menurut Cik Hassiri, pembangunan belum sepenuhnya usai, akan dibangun bagian resort yang lain, sehingga nanti menyerupai ..ahh saya lupa :D

Hingga menjelang senja, kami masih saja diajak berkeliling sambil menunggu sunset di salah satu villa tipe Canary yang menghadap persis kea rah matahari tenggelam. Suasananya begitu dramatik, tenang dan romantis. Kami semua berusaha mengabadikan moment golden sunset dengan sisa-sisa tenaga setelah seharian penuh beraktivitas.




Resort ini merupakan resort yang peduli akan lingkungan, hal ini didukung dengan menetapkan diri sebagai eco resort – green company, yang memanfaatkan semua pendukung fasilitas secara bijak untuk kelangsungan ekosistem alam. Resort ini juga menawarkan paket menarik untuk pernikahan, meeting, atau yang ingin mengadakan gathering semua dilayani dengan baik.

Akhirnya kami dipersilahkan kembali ke kamar masing-masing, untuk bergegas mandi dan segera menikmati makan malam di Bila-bila restoran sambil menikmati pertunjukan tari dan lagu dari tim kreatif mereka.


Aktivitas Pagi
Sesuai jadwal yang kami peroleh, pagi ini kita akan diajak untuk mengikuti kelas Yoga bersama instruktur cakep, Mas Roy, begitu kami menyebutnya. Bagi anda yang menginap disini, bukan hanya makan tidur trus pulang-pulang berat badan jadi naik, ada banyak pilihan aktifitas yang bisa dilakukan, mulai dari berenang di kolam renang yang langsung menghadap Selat Malaka.





Menikmati pagi, ada kelas Yoga dan Gym yang dibuka khusus untuk menjaga kebugaran seluruh pengunjung, dan jika Anda menyenangi kegiatan watersport, ada beragam pilihan olahraga berupa volley pantai, badminton, bola pimpong, kayaking, bermain layang-layang, atau mau coba Jet Ski, semua ada di Smiley beach


Setelah Yoga, kami diajak untuk menjajal rute beresepeda di sekitar pantai dan keliling pemukiman penduduk disekitar resort, menikmati udara segar, pemandangan hijau, dan aroma khas udara tepi pantai. Beramai-ramai kami naik sepeda, mengambil gambar seru sekali!


Menjelang makan siang, kami diperbolehkan kembali ke kamar untuk mandi, dan mengemas barang-barang, saatnya untuk berpisah. Yaah belum juga menikmati suasana lain, tapi apa boleh dikata, kami harus mengikuti acara lain, tapi sebelum kami meninggalkan Golden Palm Tree, mereka mengundang kami untuk makan siang di Sepoi-Sepoi Café.. untuk cerita menu masakan yang satu ini.. akan saya tulis terpisah J ditunggu yaa..

Terima kasih Golden Palm Tree.. Jika anda ingin menikmati kemewahan dan kenyamanan berada di serpihan surga dunia ini, silahkan kontak langsung alamat berikut :

Mr. Hassari Sany Hassim
Sales Manager
Phone : +603 3182 3600 (ext. 3655)
Mobile : +6017 244 6636

atau bisa juga

Ms. Raja Murni Bt Raja Baharuddin
Marketing & Communication Manager
Phone  : +603 3182 3600 (ext. 3659)
Mobile : +6013 380 1822


#Day 3 My Selangor Story

1. Thaipusam : Sebuah Perjalanan Jiwa

2. Ide Cerdas Usaha Drive Thru Cendol Bakar 


Share this:

CONVERSATION

4 komentar:

  1. selamat mbak, ini tulisan terpanjang yang aku baca
    muhahaha udah kaya blogger beneran ini mbak
    someday saya pasti kembali ke GPT

    ahh...

    ReplyDelete
  2. hahha Helga, khusus yang ini panjang bangett.. karena emang foto2nya bikin happy.. hehee.. pokoknya TOP BGT deh!

    ReplyDelete
  3. Saya ingatkan kamu akan letakkan gambar Mas Roy, tapi diletaknya pula gambar Mas Tahid. Cinlok banget! ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah waktu itu saya gak bawa kamera bang.. :( sayang ga bisa foto Mas Roy lol

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, sampaikan salam anda disini ya :)